Daging Pag Pag, Daging Daur Ulang Yang Dikonsumsi Warga Miskin Filipina


                                     Hasil gambar untuk gambar daging pagpag


Pernah dengar istilah Pagpag? Sisa makanan yang udah jadi sampah akan dibuang ke tempat sampah oleh pelayan restoran. Lalu tempat sampah akan diangkut bersama sampah organik lainnya dan dimusnahkan. Sayangnya, ini ngak berlaku di Manila, Filipina. Jadi, kemana sisa makanan tersebut kalo nggak dihancurkan atau dileburkan? Jawabannya adalah didaur ulang. Belum paham?CyberCrime akan jelaskan lebih detail.


Apa itu daging pagpag?

Filipina memiliki permukiman kumuh yang dihuni orang-orang miskin yang pekerjaannya sebagai pemulung. Beda dari kebanyakan pemulung yang biasanya memulung kardus, botol bekas dan plastik. Pemulung di Filipina lebih suka memulung daging dari tempat sampah restoran cepat saji. Mereka memulung sisa makanan yang nggak dihabiskan ketika makan direstoran. Seperti penjelasan sebelumnya, daging-daging ini didaur ulang alias diolah kembali jadi santapan lezat dan enak bagi warga miskin Filipina.


Gimana proses pengolahannya?

Pemulung mengambil sisa makanan, khususnya dari tempat sampah restoran cepat saji. Kemudian daging-daging itu dipisahkan dari tulangnya, lalu dicuci dengan air mendidih, digoreng dengan minyak panas, dan dijual kembali dengan harga murah yaitu Rp 7.000 per kantung. Mungkin itu adalah sesuatu yang menjijikan bagi sebagian orang. Namun daging daur ulang ini sangat berharga bagi warga miskin di Filipina.

                                       Hasil gambar untuk gambar daging pagpag


Terus gimana kondisi mereka habis makan pagpag?

Mereka udah tahu resiko apa yang akan dideritanya kalo makan daging pagpag. Namun sampai saat ini, mereka ngakunya baik-baik aja bahkan mereka pernah mendapati daging yang sudah busuk, berkuman, dan ada larva lalat. Tapi hal itu nggak bikin mereka gentar. Dengan penghasilan memulung Rp 50.000/hari, daging pagpag sangat membantu keadaan perekonomian. Satu kantungnya bisa dibuat sebagai hidangan untuk satu keluarga.

Kamu pasti jadi geleng-geleng kepala atau jijik dan akhirnya mual. Bersyukurlah bahwa keadaan kita sangat jauh lebih baik dibanding saudara kita di Filipina tersebut. Kondisi serba berkecukupan yang dirasakan jangan disia-siakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Aja Sih Resiko Jaringan Komputer.? Apa Ya

Kenapa Sinyal Selalu Jelek di Tempat Konser? Ini Alasannya!

Apa Sih Serangan Fisik dan Logik Terhadap Keamanan Jaringan.?